Detail Berita Kliris

Warga Desa Kliris Kerja Bakti Bersama Mahasiswa KKN MIT DR XI Kelompok 56 UIN Walisongo Semarang untuk Membersihkan Lingkungan Sekitar

Problematika masa pandemi covid-19 hingga saat ini masih menjadi trending yang belum ada usainya, sudah begitu banyak masyarakat Indonesia telah terkena dan terpapar penyakit covid-19 dan tidak sedikit masyarakat Indonesia kehilangan nyawa karena terkena penyakit covid-19. Karena ini, setiap masyarakat diwajibkan untuk mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah saat di rumah maupun di luar rumah.

Salah satu protokol kesehatan dalam menjaga diri dari penyakit covid-19 yaitu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dalam rangka menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar di tengah masa pandemi covid-19, kami mahasiswa KKN MIT-DR angkatan XI UIN Walisongo Semarang dari kelompok 56 mengusung proker (program kerja) kegiatan non-fisik dalam bidang lingkungan untuk mengajak kerjasama warga Desa Kliris, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah melakukan kerja bakti bersama dengan membersihkan saluran air, sepanjang jalan dan meratakan serta membersihkan tanah lapangan yang dilakukan pada hari Minggu (17/1).

Kerja bakti ini dilakukan secara serempak di 8 dusun yang ada di desa Kliris dengan melibatkan warga masyarakat dari anak-anak hingga para orang tua dan 15 mahasiswa KKN kelompok 56 yang telah dibagi rata ke 8 dusun. Tujuan dilakukannya kerja bakti bersama ini bukan hanya untuk menyelesaikan tugas proker mahasiswa KKN, namun juga bertujuan agar warga desa Kliris mampu meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan pentingnya membersihkan lingkungan sekitar dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan bersama setiap 1 kali dari 7 hari agar lingkungan desa selalu terlihat bersih, rapih dan nyaman untuk di pandang setiap orang yang melihatnya. Sebagaimana yang disampaikan oleh Azza’imatul Alifah selaku salah satu peserta KKN MIT-DR Angkatan XI UIN Walisongo Semarang kelompok 56.

”Dilakukannya kerja bakti bersama dalam membersihkan lingkungan ini tidak hanya bertujuan agar lingkungan bersih dan rapih saja, namun juga menghindarkan dan mencegah penyakit demam berdarah yang sering terjadi bila lingkungan kotor dan merupakan salah satu syarat dalam memutus penyebaran rantai penyakit covid-19” tuturnya.

Terlihat pula masih minimnya kesadaran dan kepedulian anak-anak dalam membersihkan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Serta kurangnya kesadaran anak-anak dalam melaksanakan dan membiasakan diri dalam kehidupan new normal dengan protokol keehatan untuk memutus rantai tersebarnya covid-19. Karena hal inilah yang menjadi salah satuu pendorong di lakukannya kegiatan kerja bakti bersama.

Kegiatan kerja bakti bersama ini di sambut dengan baik dan di respon positif dari penduduk warga desa terutama para orang tua dari anak-anak dan bapak/ibu kepala dusun.

 

*

*


Dipost : 2021-02-10 11:37:29 | Dilihat : 573